Gubernur Sumsel Pimpin Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Banjir dan Tanah Longsor Tahun 2021 di Jakabaring Sport City Palembang

dilihat : 131
BAGIKAN :
Gubernur Sumsel Pimpin Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Banjir dan Tanah Longsor Tahun 2021 di Jakabaring Sport City Palembang

Publish Berita (Arief Imawa, SE)


Palembang, Selasa 16 November 2021

Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Banjir dan Tanah Longsor Tahun 2021 di Jakabaring Sport City Palembang yang dipimpin langsung oleh Bpk. Gubernur Sumsel H. Herman Deru Selaku Pembina Apel, serta dilaporkan juga Kesiapan Personil dan Peralatan Banjir dan Tanah Longsor oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel Bpk. H. Iriansyah. Acara yang diselenggarakan pada hari selasa, 16 November 2021, Pukul : 08.30 Wib s/d Selesai, yang berlokasi di Lapangan Venue Menembak Danau Jakabaring Sport City Palembang. 

Dalam Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Banjir dan Tanah Longsor Tahun 2021, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel Bpk. H. Iriansyah Menyampaikan Laporan Kepada Gubernur Sumsel Sehubungan dengan kesiapsiagaan personil dan peralatan tersebut hari ini 16 November 2021,  dilaksanakan Kegiatan penguatan kapasitas kawasan untuk pencegahan dan kesiapsiagaan bencana dalam rangka Apel Kesiapsiagaan personil dan peralatan penanggulangan banjir dan tanah longsor tahun 2021, dan dapat kami laporkan Tujuan Apel Kesiapsiagaan Terpadu Dalam Rangka Antisipasi Bencana Alam di Sumatera Selatan Tahun 2021, adalah untuk : a). Meningkatkan kemampuan personil dan kesiapan peralatan penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor. b). Mengoptimalkan peran, tugas dan tanggung jawab masing - masing Dinas/Instansi/ Stakeholder terkait dalam penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor agar korban jiwa, harta benda dan sarana prasarana dapat diminimalisir.

Adapun kata sambutan Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Banjir dan Tanah Longsor Tahun 2021, yang disampaikan oleh Gubernur Sumsel Bpk. H. Herman Deru : Kondisi geografis Sumatera Selatan dengan dataran tinggi (Pegunungan) dibagian Barat seperti Pagaralam, Lahat, Muara Enim dan OKU Selatan, berpotensi terjadinya peristiwa alam, Tanah Longsor, Banjir Bandang dan Angin Puting Beliung, sementara di bagian timur yang merupakan dataran rendah dan perairan seperti Musi Banyuasin, Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir dan Palembang, mempunyai potensi terjadinya potensi banjir akibat luapan air sungai dan menimbulkan genangan yang dipengaruhi oleh musim hujan dan pasang air laut, selain itu juga pada daerah yang lebih terbuka dapat terjadi angin puting beliung. Semua rangkaian peristiwa alam tersebut sebenarnya merupakan peristiwa alam biasa yang bisa saja terjadi, namun dampak dari peristiwa alam tersebut menjadi masalah atau menjadi bencana, seperti merobohkan rumah, merusak sarana prasarana dan fasilitas masyarakat yang ada, atau bahkan menimbulkan korban jiwa baik luka-luka atau bahkan meninggal dunia.

Peristiwa alam sebagaimana disebut tadi dapat berubah menjadi bencana apabila kita tidak siap dan melaksanakan upaya kesiapsiagaan mulai dari pemetaan daerah rawan bencana, sosialisasi kepada masyarakat tentang kondisi wilayah kebencanaan yang ada didaerahnya masing-masing, penguatan kapasitas masyarakat dan aparat seperti pelatihan, dan yang lebih penting adalah kondisi alam, bencana ini terjadi juga karena terdegradasinya kondisi alam atau kurangnya daya dukung alam seperti kerusakan hutan, pertambangan, budaya masyarakat seperti membuang sampah sembarangan dan lain lain. Untuk itu marilah kita memanfaatkan alam ini secara bijak untuk meningkatkan perekonomian tanpa merusak alam sehingga kehidupan kita akan terjaga dan terlebih lagi kita masih dapat mewariskan alam dan lingkungan yang lestari untuk kehidupan anak cucu kita dimasa yang akan datang.
 
Pada pertengahan hingga akhir tahun 2021 kita baru saja berjibaku menghadapi bencana kebakaran hutan dan lahan yang melibatkan  banyak personil dan biaya serta mengakibatkan rusaknya alam khususnya lahan hutan atau lahan gambut yang ada, walaupun kerusakan sarana dan prasarana seperti fasilitas umum, fasilitas sosial maupun pemukiman masyarakat tidak terdampak secara langsung. Pada akhir tahun 2021 dan diperkirakan sampai dengan awal tahun 2022 ini mulai masuk musim penghujan dan puncak musim penghujan, curah hujan yang tinggi akan berpengaruh terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir bandang, tanah longsor dan banjir genangan atau banjir akibat pengaruh pasang surut, dan beberapa waktu yang lalu kita telah mengalami bencana banjir bandang di Kabupaten Empat Lawang, Ogan Komering Ulu yang mengakibatkan beberapa unit rumah roboh jembatan gantung putus serta merusak badan jalan. Selama tahun 2021 di wilayah Provinsi Sumatera Selatan tercatat terjadi bencana sebanyak 138 kali kejadian bencana, yang terbanyak adalah kebakaran rumah penduduk sebanyak 92 kali, bencana yang lainnya adalah banjir 15 kali, tanah longsor 6 kali, angin puting beliung 20 kali, banjir bandang 5 kali. Kejadian bencana tersebut mengakibatkan rumah terendam sebanyak 3.343 unit, rumah terbakar 202 unit, rusak berat 173 unit, hanyut/roboh sebanyak 28  unit, rumah rusak sedang dan ringan sebanyak 1.785 unit, jembatan putus/rusak sebanyak 6 unit, sekolah terendam 1 unit, sekolah 1 unit, kebun terendam 516 ha,  sawah terendam 45 ha. Kejadian bencana tersebut mengakibatkan 4.874 KK/26.730 jiwa menderita.

Sebagai salah satu bentuk kesiapsiagaan menghadapi bencana, kita melaksanakan apel kesiapsiagaan personil dan peralatan banjir dan tanah longsor di Sumatera Selatan, dengan kesiapan tersebut tentunya kita akan lebih siap dan lebih cepat untuk mengantisipasi kejadian maupun dampaknya baik kerusakan sarana prasarana maupun korban jiwa, untuk itu saya sangat menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, saya juga berharap para personil penanggulangan bencana selalu siap dan peralatan penanggulangan yang ada juga dalam kondisi baik dan dapat digunakan secara maksimal dalam pelaksanaan penanggulangan bencana baik dalam wilayah Sumatera Selatan dan juga siap untuk dimobilisasi ke lokasi bencana di wilayah Provinsi terdekat dari Sumatera Selatan. Dengan kesiapsiagaan kita diharapkan permasalahan klasik seperti terlambat, belum ada laporan, belum ada petunjuk, tanggung jawab/dinas instansi lain, tidak terjadi lagi, dan penghargaan kepada para peserta apel, jadikan kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian kepada Negara dengan komitmen untuk melindungi masyarakat dari bencana dan sebagai ibadah untuk menolong kepada sesama khususnya kepada yang sedang tertimpa musibah bencana. 

Kegiatan Dihadiri : Instansi Lembaga Provinsi : Gubernur Sumatera Selatan, Pangdam II Sriwijaya, Kapolda Sumatera Selatan, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan, Ketua Pengadilan Tinggi Sumatera Selatan, Ketua Pengadilan Agama Provinsi Sumatera Selatan, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Komandan Korem 044 Garuda Dempo, Assisten Operasi Kodam II Sriwijaya, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Palembang, Komandan Pangkalan TNI AL Palembang, Kepala Biro Operasi Polda Sumsel, Kepala Satuan Polairud Sumsel, Kepala Satuan Brimob Polda Sumsel, Direktur Reskrimsus Polda Sumsel, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Prov. Sumsel, Asisten II Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Provinsi Sumsel, Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Provinsi Sumatera Selatan, Inspektur Inspektorat Provinsi Sumatera Selatan, Tim Gubernur Percepatan Pembangunan Bidang Media, Kepala BPK  Sumsel, Kepala BPKP Sumsel, Kakanwil Kemenag Sumsel, Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas PU. Bina Marga & Tata Ruang Prov. Sumsel, Kepala Dinas PSDA Prov. Sumsel, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Prov. Sumsel, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Prov. Sumsel, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Prov. Sumsel, Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, Kepala BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Kepala BPBD Kabupaten Ogan Komering Ilir, Kepala BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kepala BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kepala BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Kepala BPBD Kabupaten Muara Enim, Kepala BPBD Kabupaten PALI, Kepala BPBD Kabupaten Lahat, Kepala BPBD Kabupaten Empat Lawang, Kepala BPBD Kota Pagar Alam, Kepala BPBD Kabupaten Musi Rawas, Kepala BPBD Kabupaten Musi Banyuasin, Kepala BPBD Kabupaten Banyu Asin, Kepala BPBD Kabupaten Musi Rawas Utara, Kepala BPBD Kota Prabumulih, Kepala Dinas PK & PB Kota Lubuk Linggau, Kepala Dinas PK & PB Kota Palembang, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sumatera Selatan, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sumatera Selatan, Kepala BAPPEDA Provinsi Sumatera Selatan, Kepala BPKAD Provinsi Sumatera Selatan, Kepala BKSDA Sumatera Selatan, Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VIII, Kepala Balai PPI dan Karhutla Wilayah Sumatera, Kepala Stasiun BMKG SMB II Palembang, Kepala BMKG Stasiun Kllimatologi Klas I Palembang, Kantor SAR Palembang, General Manager Angkasa Pura II Palembang, General Manager Air Nav Cabang Palembang, Ketua Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan, Ketua Pondok Pesantren Aulia Cendikia, Direktris Jakabaring Sport City, Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Selatan, Kepala Laskar Merah Putih Sumatera Selatan, Kepala Pemuda Panca Marga Sumatera Selatan, Komandan Resimen Mahasiswa Mahawijaya Sumatera Selatan, Kepala Karang Taruna, Direktur Utama PT. Bank Indonesia, Direktur Utama PT. Bank Sumsebabel, GM.Pertamina Refinery Unit III Plaju, Direktur Utama PT. Pusri Palembang, Direktur Utama PT. PLN, Direktur Utama PT. PDAM, Ketua Kwarda Pramuka Sumsel, Ketua PMI Daerah Sumsel, Ketua RAPI Sumsel, Ketua ORARI Sumsel, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sumatera Selatan.
Perusahaan : Ketua APHI Sumatera Selatan, Ketua GAPKI Sumatera Selatan, GAPKINDO, Pimpinan Redaksi Sumatera Expres, Pimpinan Redaksi Harian Nusantara, Pimpinan Redaksi Sriwijaya Post, Pimpinan TVRI Palembang, Kepala Lembaga Kantor Berita Nusantara, Pimpinan Pal TV Palembang, Pimpinan PT Inti Media Production.
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

  Agenda Kegiatan BPBD